Kawanan tawon yang diduga berjenis vespa menyerang warga di Kampung Kelapa Dua, RT 001/RW 002, Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, pada Kamis sore (15/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang bocah perempuan berusia 6 tahun meninggal dunia, sementara tiga warga lainnya menjadi korban.

Sarang tawon jenis vespa di atas pohon (ilustrasi)

Korban meninggal bernama Yumna, 6 tahun. Tiga korban lainnya adalah Kaila (8 tahun), Kiles (6 tahun), dan seorang laki-laki dewasa dalam tragedi tawon Bojonggede tersebut. Menurut Camat Bojonggede Tenny Ramdhani, insiden bermula saat sejumlah anak sedang bermain di lingkungan Kampung Kelapa Dua pada Kamis sore, sebelum kawanan tawon menyerang warga yang berada di lokasi.

Kronologi: Dibawa ke RS Citama, Dirujuk ke Cibinong

Warga segera memberikan pertolongan dengan membawa para korban ke RS Citama untuk penanganan medis awal. Para korban kemudian dirujuk ke RSUD Bakti Pajajaran, Cibinong, untuk menjalani penanganan lebih lanjut.

Namun nyawa Yumna tidak tertolong — bocah itu meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis. Jenazahnya telah dimakamkan di Batu Tapak, Desa Kedung Waringin.

"Jenazah almarhumah Yumna telah dimakamkan di Batu Tapak, Desa Kedung Waringin," kata Tenny kepada Radar Bogor, Sabtu (17/10/2026).

Korban lainnya, Kaila (8), hingga Jumat (16/10/2026) masih menjalani perawatan di RSUD Bakti Pajajaran dengan kondisi dilaporkan membaik. Sementara Kiles (6) dan korban laki-laki dewasa telah pulih. Identitas laki-laki dewasa tersebut belum tercantum dalam laporan awal.

Peristiwa ini baru terkonfirmasi ke publik pada Sabtu (17/10) — dua hari setelah kejadian — ketika Camat Bojonggede menyampaikan keterangan resmi kepada media. Kabar duka tersebut dengan cepat menyebar dan memicu keprihatinan warga sekitar.

Sarang Tawon Sudah Dievakuasi Damkar

Kawanan tawon vespa di sekitar sarang (ilustrasi)

Setelah kejadian, warga melaporkan keberadaan sarang tawon kepada petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bogor. Sarang tersebut ditemukan pada pohon pucuk kuning di pekarangan rumah warga yang tidak berpenghuni.

Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bogor kemudian mengevakuasi sarang itu pada Kamis malam, 15 Oktober 2026, sekitar pukul 21.00 WIB. "Sarang tawon di lokasi kejadian telah ditangani oleh petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bogor," ujar Tenny.

Sehari setelah kejadian, jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor melalui Puskesmas Bojonggede bersama Pemerintah Desa Bojonggede dan pengurus lingkungan setempat mengunjungi rumah keluarga korban pada Jumat (16/10/2026).

Waspada Sarang Tawon di Sekitar Rumah

Tawon jenis vespa dikenal agresif ketika sarangnya terusik — satu gangguan bisa memicu serangan massal. Fakta bahwa sarang di Bojonggede ditemukan di pekarangan rumah yang tidak berpenghuni menjadi pengingat: sarang tawon kerap tumbuh tanpa disadari di properti yang jarang diperiksa.

Sebagai langkah pencegahan umum, warga diimbau tidak mencoba menghancurkan sarang tawon sendiri, melainkan melaporkan ke petugas pemadam kebakaran setempat bila menemukan sarang berukuran besar di pohon, atap, atau pekarangan rumah kosong. Tanda yang patut diwaspadai adalah lalu-lalang tawon dalam jumlah banyak yang keluar-masuk dari satu titik yang sama.

Tawon vespa termasuk jenis tawon berukuran besar dengan sengatan yang menyakitkan. Sengatan dalam jumlah banyak dapat memicu reaksi alergi berat, dan risikonya lebih tinggi pada anak kecil karena bobot tubuh yang kecil. Karena itu, korban sengatan massal — terutama anak-anak — sebaiknya langsung dibawa ke fasilitas kesehatan meski awalnya terlihat baik-baik saja, seperti yang dilakukan warga Bojonggede dengan merujuk para korban ke RSUD.

Sarang tawon yang menempel di pepohonan (ilustrasi)

Bila sedang berada di lokasi saat kawanan tawon menyerang, segera lari menjauh dari sarang dan cari tempat tertutup. Korban sengatan dalam jumlah banyak harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat — jangan menunggu gejala memburuk.

Baca juga peristiwa daerah lainnya: Karhutla Bromo Tewaskan 4 Petugas Pemadam Api.

FAQ

Apakah sarang tawon boleh dihancurkan sendiri?

Tidak disarankan. Penanganan sarang tawon berukuran besar sebaiknya dilakukan petugas pemadam kebakaran yang memiliki peralatan dan pelindung diri. Di Bojonggede, sarang tawon dievakuasi damkar pada malam hari — waktu ketika tawon umumnya kurang aktif.

Kapan serangan tawon di Bojonggede terjadi?

Kamis, 15 Oktober 2026, sekitar pukul 17.00 WIB di Kampung Kelapa Dua, RT 001/RW 002, Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Tawon jenis apa yang menyerang warga?

Kawanan tawon diduga berjenis vespa, menurut laporan media setempat. Jenis pastinya belum dipastikan secara resmi.

Berapa jumlah korban?

Empat orang: Yumna (6 tahun) meninggal dunia; Kaila (8 tahun) sempat dirawat di RSUD Bakti Pajajaran dengan kondisi membaik; Kiles (6 tahun) dan seorang laki-laki dewasa telah pulih.

Apa yang sudah dilakukan petugas?

Sarang tawon di pohon pucuk kuning pekarangan rumah kosong telah dievakuasi petugas damkar Kabupaten Bogor pada Kamis malam (15/10) sekitar pukul 21.00 WIB. Dinkes Kabupaten Bogor melalui Puskesmas Bojonggede juga mengunjungi keluarga korban pada Jumat (16/10).

Dipublikasikan: 18 Oktober 2026