Kalau lima tahun terakhir forum AI di Indonesia lebih banyak menghasilkan percakapan, minggu ini KORIKA ingin menutup babak itu. The 6th Artificial Intelligence Impact Summit (AIIS) 2026 digelar pada 21–22 Oktober 2026 di Bali Beach Convention Center dan UID Bali Campus, Sanur, dengan tema "Sovereign AI for Indonesia 2045". Forum ini menjadi bagian dari ekosistem Bali Tech Week 2026 dan mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Suasana forum internasional di sebuah resor konvensi di Bali (foto ilustrasi)

AIIS 2026 menargetkan sekitar 100–150 pengambil keputusan yang hadir langsung — menteri, pimpinan lembaga riset, CEO perbankan dan telekomunikasi, investor, hingga mitra internasional — plus sekitar 1.000 peserta yang mengikuti secara daring dari berbagai daerah.

Tiga sektor yang jadi sorotan

Tahun ini AIIS tidak membahas AI secara umum. Diskusinya difokuskan pada tiga sektor: perbankan dan jasa keuangan, telekomunikasi, serta infrastruktur digital. Alasannya masuk akal — ketiganya adalah sektor dengan adopsi AI paling agresif sekaligus paling sensitif soal kepercayaan publik, mulai dari penilaian kredit otomatis sampai pemrosesan data pribadi.

Pesan dari Presiden KORIKA Hammam Riza tegas. "Selama lima tahun AIIS menjadi ruang percakapan AI nasional. Tahun ini kami menaikkan taruhannya: AIIS 2026 adalah tentang eksekusi," katanya dalam keterangan pers, Kamis (15/10/2026). "Kedaulatan AI tidak lahir dari slogan, melainkan dari talenta yang siap, infrastruktur yang terpercaya, tata kelola yang bertanggung jawab, dan industri yang berani menerapkannya."

Bali Beach Convention Center di Sanur, Bali — salah satu venue AIIS 2026 (foto: balibeachsanur.com)

Hari pertama: dari pilot ke produksi

Sesi inti hari pertama adalah "From Pilot to Production: Scaling Industrial AI Adoption across Manufacturing, Banking, and Digital Infrastructure" yang dibuka dengan keynote Salil Dutt, Chief Technical Adviser UNIDO. Panel ini mempertemukan perwakilan industri teknologi dan perbankan — termasuk nama seperti On Lee (GDP Labs/GDP Venture), Chan Wei Jie (TOTM Technologies), dan Kirill Ignatkov (Yandex) menurut agenda yang beredar.

Hari pertama juga menghadirkan diskusi soal keamanan dan tata kelola AI — dengan pembicara dari AI Safety Institute Indonesia, BPJS Kesehatan, dan AI Safety Asia — sebelum ditutup dengan KORIKA AI 2045 Call to Action oleh Hammam Riza serta jamuan makan malam eksklusif bagi pembicara VIP, mitra eksekutif, sponsor, dan delegasi pemerintah.

Hari kedua: perang talenta AI

Hari kedua, Kamis 22 Oktober 2026 (09.00–15.00 WITA) di UID Bali Campus, fokusnya bergeser ke sumber daya manusia. Keynote dijadwalkan dari Luhut Binsar Panjaitan (Ketua Dewan Ekonomi Nasional), Prof. Dr. Pratikno, Gita Sabharwal (UN Resident Coordinator di Indonesia), Raden Pardede (Ketua Tim Asistensi Menko Perekonomian), dan Prof. Bambang Brodjonegoro (CEO Asian Development Bank Institute).

Dua panel besar membahas "From Millions of Users to Millions of Builders — One National Pipeline for AI Talent" dan "Measuring What Matters: AI Skills Standards, Certification, and Regional Talent Mobility", dengan peserta diskusi antara lain Dirjen Pendidikan Tinggi, Kepala BPSDM KOMDIGI, Dr. Ayu Purwarianti (KORIKA), dan Hokky Situngkir (Bandung Fe Institute).

Suasana auditorium convention center di Bali (foto ilustrasi: baliconvention.com)

Agenda hari kedua juga menampilkan presentasi Kura-Kura Bali dan prelude menuju AI World Congress Bali 2027 bersama United in Diversity.

Bagian dari Bali Tech Week 2026

AIIS 2026 bukan acara yang berdiri sendiri. Ia merupakan salah satu dari 13 kegiatan utama Bali Tech Week 2026 yang diluncurkan Komdigi — sejajar dengan BTW Con, Telkom Sovereign Tech Summit, HUB.ID Summit, IGDX 2026, dan Digital Economy Policy Forum. Penyatuan ini membuka lima pengungkit ekosistem: akses pasar, permodalan, dialog kebijakan, talenta dan inovasi, serta visibilitas lintas acara. Simak gambaran lengkapnya di artikel Klik Fakta tentang agenda dan target Bali Tech Week 2026.

Belum paham apa sebenarnya AI agent yang sedang dibicarakan banyak orang? Baca juga penjelasan Klik Fakta soal tren AI agent di 2026: apa itu, cara kerja, dan dampaknya.

FAQ: AIIS 2026

Kapan AIIS 2026 digelar?

Pada 21–22 Oktober 2026. Hari pertama di Bali Beach Convention Center, Sanur; hari kedua di UID Bali Campus (09.00–15.00 WITA).

Apa itu KORIKA?

Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial — organisasi yang mempertemukan pemerintah, industri, dan akademisi untuk mendorong ekosistem AI nasional.

Apa tema AIIS 2026?

"Sovereign AI for Indonesia 2045" — dorongan agar Indonesia tidak sekadar menjadi pengguna AI, tetapi pembangun AI.

Apakah masyarakat umum bisa ikut?

Selain 100–150 peserta luring yang terkurasi, sekitar 1.000 peserta dapat mengikuti secara daring dari seluruh Indonesia.

Bagaimana AIIS 2026 terkait Bali Tech Week?

AIIS adalah salah satu dari 13 kegiatan utama dalam ekosistem Bali Tech Week 2026 yang digagas Komdigi.

Sumber: Media Kompeten, BeritaJateng.tv, Tutur.co.id, Tiga Pilar News, Faktual Indonesia. Diakses 19 Oktober 2026.