Ribuan warga Nusa Tenggara Timur mendapat kesempatan memeriksakan kondisi tubuh tanpa keluar biaya. PT Kalbe Farma Tbk menggelar program cek kesehatan gratis NTT bertajuk Bersama Sehatkan Bangsa sekaligus menyalurkan 6.000 paket kesehatan, berlangsung 12 hingga 17 Oktober 2026.
Kegiatan ini digelar di 16 puskesmas di Kabupaten Sumba Barat Daya serta Kecamatan Jerebu'u, Kabupaten Ngada. Pembukaannya berlangsung di Tambolaka Culinary Center (TCC), Sumba Barat Daya, pada 12 Oktober 2026, dan dihadiri Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonu Wulla, Kepala Dinas Kesehatan setempat Yulianus Kaleka, serta perwakilan Wiby Foundation, Edward Wes alias Ewal.
Momentumnya bukan kebetulan: program ini menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-60 Kalbe. Perusahaan farmasi itu menggandeng Wiby Foundation sebagai mitra pelaksana lapangan.
Pemeriksaan Apa Saja yang Diberikan?
Jenis pemeriksaannya menyasar penyakit tidak menular yang selama ini paling banyak ditemukan lewat program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pemerintah: pengecekan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan dilakukan menggunakan perangkat pemeriksaan darah Elvasense dari PT Enseval Medika Prima.
Pola pelaksanaannya dibuat semudah mungkin — di puskesmas dan lokasi yang dekat dengan warga — agar tidak ada alasan jarak untuk melewatkan deteksi dini.
Donor Kalori: Olahraga Karyawan Jadi Donasi
Ada yang unik dari pendanaannya. Kalbe menggalang dana lewat program Donor Kalori yang melibatkan para karyawannya sendiri. Selama 60 hari, seluruh karyawan — yang di Kalbe disebut "Insan Kalbe" — berkegiatan olahraga, dan akumulasi kalori yang terbakar dikonversi menjadi penggalangan dana CSR untuk program kesehatan di NTT.
Head of Corporate Sustainability Kalbe Farma, Abi Nisaka, mengatakan program ini lahir dari kepercayaan masyarakat selama enam dekade Kalbe berdiri. Harapannya, kolaborasi ini membantu lebih banyak warga mengenali kondisi kesehatannya lebih dini dan mengambil langkah hidup lebih sehat.
Dukungan Pemda dan Kaitan dengan CKG Kemenkes
Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonu Wulla menyambut baik kegiatan tersebut dan menyebutnya sebagai bukti nyata kehadiran dunia usaha dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di daerahnya.
Angka yang ia sampaikan menarik untuk disimak: hingga awal Oktober 2026, capaian Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Sumba Barat Daya tercatat 73.497 jiwa — sekitar 20,83 persen dari total penduduk 352.861 jiwa. Artinya, masih ada hampir empat dari lima warga yang belum tersentuh skrining kesehatan dasar.
Skala nasionalnya jauh lebih besar. Kementerian Kesehatan mencatat program CKG sudah diikuti 105.073.600 peserta hingga awal Oktober 2026, dari target 130.344.650 jiwa tahun ini. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan capaian itu dalam rapat kerja di Jakarta pada 6 Oktober 2026. Program pemerintah ini memang dirancang untuk mengubah kebiasaan: cek kesehatan rutin, bukan menunggu sakit.
Data Kemenkes juga menunjukkan tiga faktor risiko penyakit tidak menular menjadi fokus tindak lanjut 2026: hipertensi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi — ketiganya tepat menjadi sasaran pemeriksaan dalam program Kalbe di NTT.
Fakta vs Opini: Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Disimpulkan
Fakta: Program ini adalah inisiatif CSR Kalbe bersama Wiby Foundation, berlangsung 12–17 Oktober 2026 di 16 puskesmas Sumba Barat Daya dan Ngada, dengan pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat plus 6.000 paket kesehatan. Ini bukan program resmi Kemenkes, meski selaras dengan tujuan CKG.
Opini redaksi: Kesenjangan capaian CKG di Sumba Barat Daya (20,83%) dibanding layanan nasional yang sudah menembus 100 persen kabupaten/kota menunjukkan betapa pentingnya program jemput bola semacam ini. Namun, dampak jangka panjangnya — apakah warga yang terdeteksi berisiko benar-benar melanjutkan pengobatan — belum ada datanya dan perlu dipantau lewat sistem rujukan puskesmas setempat.
FAQ
Di mana saja cek kesehatan gratis Kalbe di NTT berlangsung?
Di 16 puskesmas di Kabupaten Sumba Barat Daya dan Kecamatan Jerebu'u, Kabupaten Ngada, pada 12–17 Oktober 2026.
Apa saja yang diperiksa dalam program Bersama Sehatkan Bangsa?
Kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat menggunakan perangkat Elvasense. Kegiatan ini juga membagikan 6.000 paket kesehatan kepada masyarakat.
Bagaimana cara ikut Cek Kesehatan Gratis (CKG) pemerintah?
CKG Kemenkes tersedia di hampir seluruh jaringan puskesmas di Indonesia — menurut Kemenkes, layanan sudah menjangkau 514 kabupaten/kota atau 100 persen wilayah administrasi pada 2026. Datangi puskesmas terdekat dengan membawa KTP.
Ditulis dan disunting Redaksi Klik Fakta, 16 Oktober 2026.




